Arboretum

Arboretum BDLHK Samarinda

Tinjauan Umum

Selain melaksanakan diklat, Balai Diklat LHK Samarinda juga memiliki sarana Arboretum sebagai tempat koleksi dan pengembangan berbagai jenis tanaman dan pohon untuk kegiatan penelitian dan pelatihan dengan luas ± 6,5 Ha.

Arboretum adalah suatu tempat berbagai pohon ditanam dan dikembangbiakkan untuk tujuan penelitian atau pendidikan (KBBI). Arboretum juga merupakan salah satu lingkungan yang didalamnya menjadi tempat atau habitat bagi beberapa fauna. Arboretum juga bisa disebut sebagai Botanical garden (kebun botani) atau hutan buatan yang ditujukan untuk tempat pelestarian dan penelitian.

Selain memiliki kegunaan sebagai tempat mengkoleksi berbagai jenis pohon, arboretum dapat dijadikan sebagai objek wisata edukatif yang memiliki nilai estetika dan keindahan, karena di dalamnya terdapat aneka ragam jenis flora maupun fauna untuk dijadikan objek penelitian. Di perkotaan, arboretum dapat dijadikan sebagai solusi pemenuhan ruang terbuka hijau, konservasi keanekaragaman hayati, mitigasi perubahan iklim, serta daerah resapan air.

Fungsi arboretum akan lebih optimal jika dikelola dengan baik, selain sebagai tempat koleksi tanaman, juga terdapat fungsi hidrologi, perputaran siklus biogeokimia, siklus nitrogen, dan lainnya. Sehingga arboretum menjadi suatu lahan atau tempat yang menarik untuk di kaji dari segi ekologi dan dari segi penelitian (berfungsi sebagai laboratorium alam). Banyak kegiatan yang dapat dilakukan di arboretum berkaitan dalam meningkatkan “edukasi ekologi”, misalnya kegiatan out bond yang bertema pengenalan alam dan kecintaan terhadap alam.

Dari segi keanekaragaman hayati, arboretum Balai Diklat LHK Samarinda layak dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan, penelitian dan kegiatan lain. Namun agar pemanfaatannya dapat optimal, perlu dilakukan pengelolaan lebih lanjut berupa peningkatan sarana prasarana, perbaikan dan perawatan jalan track, tempat peristirahatan (gazebo), pengayaan jenis tanaman dan lain-lain.

Kondisi Arboretum

Arboretum Balai Diklat LHK Samarinda yang luasnya ± 6,5 hektar terletak di Jalan Teuku Umar Samarinda dengan keadaan topografi landai hingga sangat curam sampai dengan kelerengan 45° dan vegetasi yang tumbuh berupa jenis kayu non komersil serta beberapa jenis komersil dari hasil pengayaan berupa pohon dari suku Dipterocarpaceae, Lauraceae, Leguminosae, Meliaceae, Thymelaeaeceae, Fabaceae, Verbenaceae, Araucariaceae dengan jenis-jenis seperti Meranti, Bangkirai, Kapur, Damar, Jati, Rotan, Sungkai, Bambu, Gaharu, Ulin, dan lain-lain. Disamping flora juga dihuni beberapa jenis fauna seperti beberapa jenis burung, monyet, semut rangrang, biawak, tupai, bajing, ular, kadal, lebah, musang dan anjing hutan.

Sarana prasarana yang ada di arboretum BDLHK Samarinda adalah berupa tracking sepanjang 750 meter terdiri dari 150 meter jalan trek di dalam kawasan dan 600 meter jalan trek yang mengelilingi kawasan arboretum. Selain petak tanaman, terdapat juga gazebo yang dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain seperti outbound dan rekreasi keluarga.

Pengembangan arboretum BDLHK Samarinda ke depan akan terfokus pada pengayaan koleksi-koleksi pohon dan tanaman kehutanan untuk mendukung kegiatan diklat termasuk objek wisata edukatif bagi pelajar dan masyarakat luas.

Update

Informasi Kabar Berita

February 5, 2022

Membangun Energi Optimis Dari BDLHK Samarinda untuk Indonesia

Anniversary Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Samarinda yang Ke-44 dengan tema “Saya Bangga, Saya

January 15, 2022

Ceremonial Sumpah dan Janji Jabatan Pejabat Fungsional UPT KLHK Wilayah Kalimantan Timur

Dalam rangka menjalankan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pengawai Negeri

May 20, 2021

Rekapitulasi WBK-WBBM Triwulan I – 2021

Rekapitulasi Laporan Terkait WBK-WBBM Balai Diklat LHK Samarinda, Triwulan I (Januari s/d Maret 2021) Laporan